Custom Search

KETIK GOSIP ARTIS TERBARU YANG ANDA CARI

Custom Search
Tampilkan postingan dengan label Amy Winehouse. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amy Winehouse. Tampilkan semua postingan

Pesan Terakhir Amy Winehouse untuk Sang Ibu

"Aku sayang ibu", pesan terakhir ini diungkapkan Amy Winehouse kepada ibunya pada sebuah kesempatan makan siang hanya selang sehari sebelum penyanyi dari Inggris ini ditemukan sudah tidak bernyawa lagi di kediamannya akhir pekan lalu karena diduga meneguk minuman beralkohol secara berlebihan.

Amy Winehouse telah berulangkali mencoba keluar dari ketergantungan terhadap minuman beralkohol, terutama Vodka, serta sejumlah obat bius kendati terus-menerus gagal. Penyanyi yang telah menjadi jutawan ini ditemukan tewas oleh seorang pengawal di kediamannya di London Utara, Inggris, Sabtu (23/7/2011).

Winehouse diyakini terguncang dengan kenyataan harus berpisah dengan kekasihnya yang tak lain adalah sutradara, Reg Traviss. Pihak keluarga Winehouse dijadwalkan menerima hasil visum penyanyi yang tutup usia pada umur 27 tahun itu hari ini sebelum mengantarkannya ke tempat peristirahatan terakhir.

Amy diduga memakai sejumlah obat bius pada malam menjelang hari kematiannya. Namun, hasil awal investigasi kepolisian tidak menemukan adanya obat bius yang ditemukan di kediaman Winehouse yang bernilai hingga Rp 34 miliar. Sumber kepolisian Inggris menyebutkan, indikasi peraih 5 Grammy Awards ini tewas akibat mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

Dalam penjelasan kepada The Sun, Amy, seperti dituturkan oleh juru bicaranya, Chris Goodman, berada di dalam kediamannya sendirian menjelang kematian menjemputnya atau tidak dalam pengawasan langsung dari pengawalnya yang berada di ruangan terpisah. Amy hanya berpesan ke pengawal, Andrew Morris, yang telah mengabdi kepadanya selama beberapa tahun itu, akan beristirahat sebentar.

Amy ditemukan sudah tidak bernapas lagi saat Andrew Morris berusaha membangunkannya. Diduga Amy Winehouse meninggal dunia 6 jam sebelum dihampiri oleh Morris.

"Ia (Morris) segera menelepon pelayanan medis darurat. Ia benar-benar shock. Dalam hal ini tidak ada yang tahu bagaimana ia (Amy) meninggal dunia. Ia menutup mata untuk terakhir kalinya di pembaringan tanpa ditemani oleh siapa pun," ujar Chris Goodman

KOMPAS

20.39 | 0 komentar | Read More

Fenomena Artis Mati Muda dan "Kutukan 27"

Kematian penyanyi Inggris, Amy Winehouse, belum lama ini memunculkan pertanyaan menggelitik. Kenapa banyak musisi terkenal harus meninggal saat ia berada di puncak kariernya dan usianya masih cukup belia?

Amy meninggal pada usia 27 tahun. Ia ditemukan tewas di kediamannya di London, Sabtu (23/7/2011). Pelantun lagu "Back to Black" ini ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa oleh petugas medis darurat yang mendatangi kediamannya dan polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematiannya.

Ia bernasib hampir sama dengan sejumlah musisi terkenal lainnya yang meninggal pada umur 27 tahun. Mereka adalah Kurt Cobain, Janis Joplin, Jimi Hendrix, Jim Morrison, Brian Jones, dan Robert Johnson. Joplin, Hendrix, Morrison, dan Jones bahkan meninggal berturut-turut dalam selisih waktu dua tahun antara yang satu dan yang berikutnya.

Fenomena musisi yang meninggal pada usia 27 memang menarik untuk ditelisik. Bahkan, Wikipedia memuat catatan bertajuk "Forever 27 Club". Sementara itu, ada pula yang membuat situs bernama "27 Curse" atau "Kutukan 27".

Apakah memang kematian mengejutkan musisi terkenal pada usia 27 ini hanya sebuah kebetulan? Ataukah memang ada benar-benar sebuah kutukan?

Konsultan kesehatan jiwa yang juga asisten profesor pada Counselor Education di Florida Atlantic University, Stephanie Sarkis, mengungkapkan pendapatnya mengenai fenomena ini dalam www.huffingtonpost.com. Menurut dia, kasus ini dalam ilmu psikologi sosial dapat dijelaskan dalam teori atribusi kausal. Hal ini terjadi ketika atribusi seseorang atau kelompok dikaitkan dengan suatu penyebab tertentu.

Atribusi adalah proses menyimpulkan motif, maksud, dan karakteristik orang lain dengan melihat pada perilaku yang tampak. Atribusi boleh juga ditujukan pada diri sendiri (self attribution) dan atribusi pada orang lain.

Sarkis menjelaskan, ketika ada kasus kematian tragis seorang tokoh terkenal, masyarakat cenderung mencari alasan mengapa hal itu terjadi. Mereka akan mencoba memahaminya dan, ketika gagal, lalu akan mencari cara bagaimana agar alasannya masuk akal.

"Pada saat seorang musisi terkenal mati muda, kita mencoba untuk menemukan benang merah untuk memahami semuanya. Jadi munculah istilah 'Kutukan 27'," ungkap Sarkis.

Menurutnya, mencari alasan atau penyebab suatu peristiwa yang telah terjadi, seperti juga pada "Kutukan 27", merupakan bentuk dari perlindungan diri.

"Jika Anda harus melewati hari dengan ingatan bahwa suatu peristiwa tragis telah terjadi, akan masuk akal bila Anda menghubungkan alasan atau pernyebab peristiwa tersebut. Hal itu akan membantu Anda menjadi nyaman melawati hari demi hari. Terkadang, kita tidak siap untuk menantang atribusi-atribusi tersebut, mungkin tidak sekarang atau mungkin tidak pernah," papar Sarkis.

Mencari kausalitas, lanjut Sarkis, dapat membantu memberikan manusia suatu konteks serta kemampuan memprediksi kehidupan. Membuat hubungan sebab-akibat, apakah itu baik atau buruk adalah bagian dari hidup manusia.

Terlepas dari apakah "Kutukan 27" itu ada atau tidak, ada beberapa hal yang bisa dipertimbangkan:

- Sebagian besar musisi terkenal, banyak dari mereka mengaku memakai narkoba di masa lalu, pernah hidup dengan baik di masa hidupnya selama 27 tahun.

- Musisi cenderung menjadi sangat terkenal di usia-usia awal kehidupannya. Risiko seorang pemusik terkenal mengalami mati muda mungkin secara alami meningkat hanya karena musisi terkenal cenderung berusia muda.

- Semua musisi yang disebut di atas memiliki riwayat narkoba. Joplin, Morrison, dan Hendrix (dan mungkin Winehouse) baik secara langsung maupun tidak langsung meninggal sebagai akibat menggunakan narkoba. Penggunaan narkoba sangat berisiko mengalami masalah kesehatan, seperti kematian, terlepas dari apakah ia seorang musisi atau bukan.

- Ada kemungkinan, di akhir usia 20-an, penggunaan narkoba mulai mengalami penyesuaian tubuh. Orang-orang yang menggunakan narkoba sejak usia belasan dan awal 20-an mulai mengalami toleransi obat. Mereka butuh banyak obat untuk menghasilkan efek yang sama sehingga berisiko mengalami overdosis.

- Musisi terkenal cenderung melakukan hal-hal yang tak dilakukan kebanyakan orang. Contohnya, musisi terkenal cenderung terbang dengan pesawat berukuran lebih kecil. Beberapa musisi terkenal, dari berbagai usia, meninggal dalam kecelakaan pesawat kecil.

- Ada sejumlah musisi yang meninggal di usia 21, tetapi tidak ada istilah "Kutukan 21". Orang bisa berargumen bahwa mereka tak setenar musisi disebut di atas. Kematian orang terkenal (terutama yang tak terduga) cenderung lebih berkesan. Oleh karena itu, kita mencoba lebih keras untuk menemukan alasan mengapa hal itu terjadi.

Atribusi kausal membantu seseorang merasa lebih baik dengan memberikan prediktabilitas untuk dunia yang serba tidak menentu. Namun, atribusi tidak selalu sepenuhnya akurat.

KOMPAS

20.25 | 0 komentar | Read More

Usai Upacara Pemakaman, Jenazah Artis Amy Winehouse Dikremasi


Upacara pemakaman Amy Winehouse dengan adat Yahudi telah dilakukan di pemakaman Edgwarebury, London, Selasa (26/7/2011). Jenazah Amy pun telah dikremasi.

Sekitar 300 orang terdekat Amy berkumpul di pemakaman. Keluarga lengkap Amy pun hadir.

Di antara mereka hadir sahabat dekat Amy, Kelly Osbourne juga DJ Mark Ronson yang ikut memproduseri album 'Back to Black' miliknya. Penyanyi Remi Nicole dan musisi Bryan Adams juga terlihat di sana.

Ayah Amy, Mitch Winehouse memberikan kata-kata perpisahan terakhir untuk putri tercintanya. Mitch juga menceritakan tentang masa kecil Amy. Air mata pun membanjiri acara pemakaman pelantun hits 'Rehab' itu.

"Selamat malam malaikatku, tidur nyenyak. Ibu dan ayah sangat mencintaimu selamanya," tutup Mitch dilansir BBC News, Selasa (26/7/2011).

Setelah Mitch mengucapkan kata terakhirnya, lagu 'So Far Away' milik Carole King yang dirilis 1971 dinyanyikan bersama-sama. Abu Amy akan dicampurkan dengan abu nenek tercintanya, Cynthia yang meninggal karena kanker paru-paru pada 2006 lalu. Setelah upacara pemakaman, jenazah Amy dibawa melewati barisan fans yang telah menunggu di luar area pemakaman.

Amy meninggal pada Sabtu, 23 Juli lalu di apartemennya di Camden, London, Inggris. Amy meninggal di usia yang ke-27. Selamat jalan Amy Jade Winehouse.

C&R
07.13 | 0 komentar | Read More

Sebelum Meninggal, Amy Winehouse Bilang 'I Love You' ke Ibunya


Banyak kenangan manis tertinggal ketika kematian memisahkan seseorang dengan orang-orang tercinta. Seperti halnya Amy Winehouse, sehari sebelum ajal menjemput ternyata ia sempat mengatakan 'I love you' kepada ibunya.

Ibunda Amy, Janis mengaku sempat bertemu puterinya itu di rumahnya di Camden, London, Inggris dan makan siang bersama. Ketika hendak berpisah, pelantun hits 'Rehab' itu pun mengungkapkan kata cintanya usai mencium sang ibu.

"I love you, Mum," ujar Janis menirukan perkataan Amy, seperti dilansir Daily Mail, Senin (25/7/2011).

Kata Janis, ketika bertemu terakhir kalinya dengan Amy, puterinya itu memang tampak kelelahan. Tetapi, tidak seperti biasa ketika ia biasa tidur terlambat.

Hingga kini Janis pun mengaku sangat terpukul dan kehilangan. Ungkapan terakhir puterinya itu begitu membekas dan menjadi kenangan terakhir baginya.

"Itu adalah kata-kata yang akan menjadi harta dan akan selalu saya ingat dari Amy," ujar wanita yang tinggal di Enfield, London Utara itu.

Sementara itu, diklaim pula Amy telah menjalani serangkaian pemeriksaan oleh dokter beberapa jam sebelum meninggal. Sebuah sumber mengatakan kepada The Sun, "Dokter sangat senang dengan kondisinya (Amy) dan tidak punya kekhawatiran ketika meninggalkannya pada Jumat malam. Tapi selanjutnya kurang dari 24 jam, Amy ditemukan telah tewas," tandasnya.

detikhot

08.22 | 0 komentar | Read More

Amy Winehouse Diduga Depresi Karena Putus Cinta


Sampai saat ini belum jelas penyebab kematian penyanyi Amy Winehouse. Kabarnya, pelantun hits 'Love is a Losing Game' itu mabuk-mabukan untuk melupakan sang kekasih, Reg Travis yang berprofesi sebagai sutradara film.

Seperti dilansir Daily Mail, Senin (25/7/2011), Amy diduga mengalami depresi setelah hubungannya dengan Reg akhirnya kandas lagi. Sumber kepolisian mengungkapkan, Amy meninggal setelah pesta minuman beralkohol.

Sebelumnya, sempat beredar kabar yang menyebutkan Amy memborong narkoba pada Jumat (22/7/2011) sekitar pukul 10:30 malam waktu setempat. Namun, investigasi awal polisi tidak menemukan obat terlarang di rumah Amy yang berada di Camden, London, Inggris.

Amy ditemukan tak bernyawa oleh pengawal pribadinya pada Sabtu (23/7/2011) di kediamannya. Juru bicara Amy, Chris Goodman mengatakan Amy hanya ditemani pengawalnya yang bertugas mengawasinya.

"Amy berada di kamar tidurnya setelah ia bilang ingin tidur dan ketika pengawalnya membangunkannya, ia ditemukan sudah tidak bernapas," ujar Chris.

detikhot
08.19 | 0 komentar | Read More

Masukkan Email Untuk Mendapatkan Gosip Terbaru GRATIS

Masukkan Email Untuk Mendapatkan Gosip Terbaru GRATIS FeedBurner